Cara Menjadi Dosen yang Disukai Mahasiswa

dosen-punya-kewajiban-terbitkan-buku-123GQe5F5R.jpg

Cara Menjadi Dosen yang Disukai Mahasiswa

Menjadi dosen bukanlah hal yang mudah. Setiap dosen pun pasti memiliki karakteristik atau cara mengajarnya masing-masing. Pada kesempatan sebelumnya, Journalind telah memberikan pengetahuan mengenai tipe-tipe dosen yang pasti kamu temukan di kampus. Pada kesempatan kali ini, Journalind akan memberikan cara-cara bagaimana menjadi dosen yang disukai para mahasiswa.

  1. Santai Dan Tidak Kaku
    Kuliah merupakan hal serius, tapi bukan berarti kamu harus menjadi sosok dosen yang sangat serius dan kaku yang tidak bisa diajak bercanda, memasang tampang menyeramkan, dan tidak bersahabat. Serius namun santai akan membuat suasana perkuliahan menjadi lebih hidup.
    Kamu bisa memberikan selingan dengan pembicaraan santai ketika suasana terasa menegangkan akibat materi yang mungkin terlalu berat atau durasi perkuliahan yang mengharuskan lebih lama dari biasanya. Dengan begitu, mahasiswa tidak akan merasa tegang.
  2. Dekat Dengan Mahasiswa
    Meski kamu seorang dosen bukan berarti kamu tidak bisa dekat dengan mahasiswa. Menjalin komunikasi yang baik dengan mahasiswa itu sangat diperlukan. Dengan begitu, akan lebih memudahkan bagi kamu dalam berinteraksi dengan para mahasiswa dan kamu juga akan lebih mengenal pribadi mereka. Selanjutnya, juga akan lebih memudahkanmu menyampaikan materi perkuliahan. Sehingga  mahasiswa tidak akan takut atau enggan untuk bertanya bila belum paham dengan apa yang kamu sampaikan.
  3. Mengikuti Perkembangan Zaman
    Dosen yang mampu mengikuti perkembangan zaman pasti akan lebih mudah memahami apa yang menjadi tren di kalangan mahasiswanya. Hal ini juga akan sangat berguna untuk kamu membangun interaksi, membangun suasana kelas agar tidak kaku.
    Semakin kamu up to date, maka kamu akan semakin disuka karena mahasiswa akan merasa sepemikiran dengan mereka. Dengan mengikuti perkembanganan zaman, kamu juga akan dengan mudah menarik hati mahasiswa untuk bisa dekat denganmu.
  4. Memotivasi
    Dekat dengan mahasiswa saja kadang tidak cukup. Banyak tipe mahasiswa yang kamu hadapi dengan berbagai masalah atau kendala yang mungkin sedang mengganggu konsentrasi belajarnya. Kalau kamu bisa menjadi sosok motivator untuk mahasiswamu, maka kamu akan menjadi dosen paling menyenangkan di kalangan mahasiswa.
    Para mahasiswa tidak akan segan menjadikanmu tempat untuk sedikit mencurahkan segala permasalahan yang menganggunya dalam menjalani masa kuliah. Mahasiswamu akan selalu semangat dalam mengikuti perkuliahanmu. Mereka tidak akan menyesal duduk di kelas mengikuti perkuliahanmu.
  5. Mau Mendengar Saran dan Kritik
    Jika kamu tidak mau menjadi dosen yang tidak disukai, cobalah menjadi sosok yang mau mendengar saran dan kritik. Mungkin mahasiswamu tidak akan berani menyampaikannya secara langsung, tapi kamu bisa memancingnya sambil berdialog. Bagaimanapun saran dan kritik itu juga perlu untuk kemajuanmu menjadi seorang pendidik. Jika kamu tidak bisa menerima saran dan kritik, kamu tidak akan tahu apakan mahasiswamu setuju dengan apa yang kamu jelaskan atau tidak.
  6. Tidak Menyusahkan
    Kamu harus bisa jeli dalam melihat kemampuan dan potensi mahasiswamu ketika memberi tugas atau ujian. Berikan mereka kebebasan untuk bereksplorasi dalam mengerjakan setiap tugas yang kamu berikan. Dengan memberi sedikit mereka kebebasan, kamu juga bisa lebih mengembangkan apa yang menjadi fokusmu dalam menyampaikan materi. Dan jika mereka mengalami kesulitan, berilah mereka bantuan dalam menyelesaikan tugas yang kamu berikan.
    Sedikit bantuan atau clue tak akan menjadikan tugasmu sia-sia. Dengan begitu, kamu akan lebih bisa menggali lebih dalam mengenai materi yang kamu ajarkan bersama dengan mahasiswamu. Saling berdiskusi mengenai materi pembelajaran akan lebih mengembangkan materi yang mungkin saja masih belum kamu ketahui.
  7. Jangan Buru-Buru
    Memberi tugas memang sudah kewajibanmu sebagai dosen. Tapi, kamu perlu memperhatikan porsi tugas-tugas yang kamu berikan. Jangan terlalu menjejali mereka dengan aneka tugas yang memberatkan. Apalagi tugas itu tidak hanya datang darimu pasti dosen lain juga sudah banyak memberikan tugas-tugas.
    Kamu bisa memberi mereka sedikit kelonggaran untuk mereka menyelesaikan tugasmu. Jangan pula terlalu kejam dalam memberi nilai, apapun hasil yang mereka kerjakan berikan sedikit penghargaan atas kerja kerasnya berupa nilai meski hanya minim. Dengan begitu, mahasiswamu tidak akan sangat terbebani oleh apa yang sudah menjadi kewajibannya sebagai mahasiswa.

Itulah cara-cara menjadi dosen yang disukai para mahasiswa. Namun, ada hal yang harus diingat, bahwa setiap mahasiswa tentu punya dosen kesukaan masing-masing. Bukan hanya yang baik dalam memberi nilai, tapi juga memiliki kedekatan tersendiri pada mahasiswanya. Keterbukaan akan lebih mudah membuat kamu dan mahasiswamu lebih nyaman dalam menjalani perkuliahan.

 

Penulis: Zunvindri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s